TERSEDIA : BUKU ANALISIS - BUKU BIOGRAFI - BUKU BISNIS - BUKU CERITA - BUKU DEWASA - BUKU HUMOR - BUKU MANAJEMEN - BUKU MOTIVASI - BUKU NOVEL - BUKU PELAJARAN - BUKU PERDAGANGAN - BUKU PSIKOLOGI - BUKU RELIGI - BUKU TUTORIAL - GADGET HEWAN - GADGET PERMAINAN - GADGET JAM - GADGET KALENDER - RANGKAIAN ELEKTRONIKA - SMS GRATIS

Rabu, 29 Februari 2012

Bel Sederhana

Rangkaian bel elektronika ini sangat sederhana dan hanya menggunakan tegangan sebesar 9 Volt. Rangkaian ini bisa anda gunakan sebagai bel pintu rumah anda atau bel sepeda dan lain-lain.

 Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 27K
  R2 ... 68K
Kapasitor
: C1 ... 100 µF/12V
  C2 ... 0,02 µF
  C2 ... 50 µF/12V
Transistor
Speker  
: TR1, TR2 ... 2N 554
: 2 inchi

Gambar rangkaian :


Senin, 27 Februari 2012

Super EAR

Sirkuit ini sangat sensitif, 3 transistor penguat menggunakan transformator speaker.
Hal ini dapat digulung pada panjang pendek ferit batang sebagai menunjukkan di atas atau 150 putaran pada choke 10mH. Bias dari transistor tengah diatur untuk pasokan 3V.
Transistor kedua dan ketiga tidak diaktifkan selama kondisi idle dan arus diam hanya 5mA.
Proyek ini sangat ideal untuk mendengarkan percakapan atau TV di ruangan lain dengan lead panjang menghubungkan mikrofon untuk amplifier.

Gambar rangkaian :


Contoh rangkaian :

Pengusir Tikus

Tikus adalah binatang yang sangat menjengkelkan, sebab kadangkala merusak barang-barang simpanan berupa arsip yang masih berharga.
Untuk mengusir gangguan tikus tersebut, dapat dibuat sebuah rangkaian elektronik seperti pada gambar di atas. Dengan frekuensi 50 Khz yang dihasilkan oleh rangkaian tersebut. Dijamin tikus-tikus akan berlarian karena telinganya akan merasa sakit akibat getaran signal frekuensi tersebut.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 1K8
  R2 ... 1K
  R3 ... 5K6
  R4 ... 480 ohm
Kapasitor
: C1 ... 2,2 µF
  C2 ... 0,022 µF/6V
IC
Q
Speker  
: tipe 555
: SC 1162
: 4 ohm

Gambar rangkaian : 


Minggu, 29 Januari 2012

Lampu disco dengan IC 555

Dalam rangkaian ini perioda nyala dan padam dari lampu akan bervariasi setiap 1 detik. Yang berfungsi sebagai saklar adalah komponen triac yang bekerjanya dikontrol oleh pulsa yang dihasilkan oleh IC 555 yang mendapatkan catu daya dari penyearah setengah gelombang diode D1.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 10K/5W
  R2 ... 100K
  R3 ... 47K
  R4 ... 500 ohm
Kapasitor
: C1 ... 200 µF/250V
  C2 ... 10 µF/250V
Diode
Zener diode
Triac
: D ... BY 127
: Z ... BZ 148
: ST 024 

Gambar rangkaian :


Sumber : Aneka Hoby Elektronika Edisi 4 - Dedy Rusmadi

Pengatur temperatur

Dalam rangkaian ini, bila temperatur sekitar termstor rendah, maka triac akan mendapatkan trigger kaki 2 dari IC akan tinggi dan triac akan off dan akan memutuskan beban. Triac akan kembali aktif bila temperatur sudah konstan kembali.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 10K/5W
  R2 ... 470K
  R3 ... 5K
  R4 ... 1K
Kapasitor
: C1 ... 200 µF/250V
  C2 ... 50 µF/250V
  C3 ... 0.01 µF/250V
Diode
Zener diode
Triac
IC Type  
: D ... BY 127
: D2 ... BZ 148
: ST 044
: NE 555 
Thermistor


Gambar rangkaian :


Sumber : Aneka Hoby Elektronika Edisi 4 - Dedy Rusmadi

SCR/TRIAC Tester

Rangkaian ini dapat dipergunakan untuk mengetahui baik buruknya sebuah SCR dan TRIAC. Untuk mengukur scr atau triac caranya adalah memasang scr atau triac tersebut pada tempat yang telah ditentukan, kemudian tombol S3 ditekan dan bila tombol S3 ditekan akan timbul tegangan yang mentrigger bagian gate dari SCR atau TRIAC sehingga anoda akan terhubung dan lampu akan menyala. Dalam hal ini lampu akan menyala apabila SCR atau TRIAC yang di ukur dalam keadaan baik dan sebaliknya bila lampu tidak menyala berarti SCR atau TRIAC sudah tidak baik.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1, R2  ... 1K2
Kapasitor
: C ... 500 µF/10V
Lampu
: 6,3 volt
Transpormator
: T ... 220/110/6,3

Gambar rangkaian :

Sumber : Aneka Hoby Elektronika Edisi 4 - Dedy Rusmadi

Melipat Gandakan Tegangan DC

Rangkaian ini dapat menigkatkan dan melipatgandakan DC dari 6V menjadi 12V. Dalam bidang elektronika rangkaian seperti ini dicebut Voltage Doubler

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 1K2
  R2, R3 ... 22K
  R4 ... 510 ohm
  R5 ... 330 ohm
Kapasitor
: C1 ... 0,022 µF/16V
  C2 ... 0,047 µF/16V
  C3, C4 ... 270 µF/16V
Transistor
: TR1, TR2 ... 2N 404
  TR3 ... AC 123
  TR4, TR5 ... AC 127
Diode
Baterai/ACCU
: D1, D2 IN 4002
: 6V

Gambar rangkaian :


Sumber : Aneka Hoby Elektronika Edisi 4 - Dedy Rusmadi

SPONSOR WEBSITE

 
Obrolan