TERSEDIA : BUKU ANALISIS - BUKU BIOGRAFI - BUKU BISNIS - BUKU CERITA - BUKU DEWASA - BUKU HUMOR - BUKU MANAJEMEN - BUKU MOTIVASI - BUKU NOVEL - BUKU PELAJARAN - BUKU PERDAGANGAN - BUKU PSIKOLOGI - BUKU RELIGI - BUKU TUTORIAL - GADGET HEWAN - GADGET PERMAINAN - GADGET JAM - GADGET KALENDER - RANGKAIAN ELEKTRONIKA - SMS GRATIS

Sabtu, 28 Januari 2012

Muatan Konduksi dan Induksi

Cara memperoleh muatan listrik adalah dengan cara melebihkan salah satu muatan. Ada dua cara yaitu: (1) cara konduksi dan (2) cara induksi.

Cara Konduksi
Bila sebuah benda logam bermuatan positif disentuhkan dengan benda logam lain yang tidak bermuatan (netral), maka elektron-elektron bebas dalam logam yang netral akan tertarik menuju logam yang bermuatan positif, seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 1. Karena sekarang logam ke dua tersebut kehilangan beberapa elektronnya, maka logam ini akan bermuatan positif. Proses demikian disebut memuati dengan cara konduksi atau dengan cara sentuhan, dan akhirnya ke dua benda memiliki muatan dengan tanda yang sama.

Gambar 1. Memberi muatan dengan cara konduksi (a) Batang logam netral (b) Batang logam dimuati dengan cara sentuhan

Cara Induksi
Bila benda bermuatan positif didekatkan pada batang logam yang netral, tetapi tidak disentuhkan, maka elektron-elektron batang logam tidak meninggalkan batang logam, namun elektron-elektron tersebut bergerak dalam batang logam menuju benda yang bermuatan, dan meninggalkan muatan positif pada ujung yang berlawanan, seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 2.

Gambar 2. Memberi muatan dengan cara induksi. (a) Batang logam netral (b)Batang logam tetap netral, tetapi dengan pemisahan muatan


Proses seperti Gambar 2. dikatakan, muatan di-induksikan pada ke dua ujung batang logam. Pada proses ini tidak ada muatan total yang dihasilkan pada batang logam, muatan hanya dipisahkan, sehingga muatan batang logam tetap nol. Meskipun demikian, jika batang logam dipotong menjadi dua bagian, kita akan memiliki dua benda yang bermuatan, satu bermuatan positif dan yang satunya bermuatan negatif.
Cara lain untuk menginduksi muatan total pada benda logam adalah dengan menghubung-kannya dengan kawat penghantar ke tanah (ground) sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar 3(a). (berarti “ground”). Selanjutnya benda dikatakan di-ground-kan atau dibumikan. Karena bumi sangat besar dan dapat menyalurkan elektron, maka bumi dengan mudah dapat menerima ataupun memberi elektron-elektron; oleh karena itu, bumi dapat bertindak sebagai penampung (reservoir) untuk
muatan. Jika suatu benda bermuatan, misalnya muatan negatif didekatkan ke sebuah logam, maka elektron-elektron bebas dalam logam akan menolak dan beberapa elektron akan bergerak menuju bumi melalui kawat (Gambar 3(b)). Hal ini menyebakan logam tersebut bermuatan positif. Jika sekarang kawat dipotong, logam akan memiliki muatan induksi positif (Gambar 3(c)), dan setelah benda negatif dijauhkan, elektron-elektron seluruhnya akan kembali ke logam dan benda akan netral.

Gambar 3. Menginduksi muatan ke sebuah benda yang terhubung ke tanah. (a) Grounding (b) Mengalirkan muatan ke tanah (c) Benda netral kembali

Sumber : Buku - Draf Modul Fisika

Muatan Listrik dalam Atom

Konsep kelistrikkan semakin menunjukkan kemajuan ketika konsep kelistrikan dimulai dari dalam atom itu sendiri. Konsep ini berkembang baru pada dua abad terakhir. Pada bagian ini akan dibahas struktur atom dan gagasan-gagasan yang membawa kita terhadap pandangan atom yang saat ini lebih rinci.

Gambar 1. Model atom sederhana

Perkataan atom berasal dari bahasa Yunani atomos yang berarti tak dapat dibagi. Partikel sub atom yang membentuk atom ada tiga macam yakni elektron, proton, dan netron, dengan model atom seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Atom memiliki inti bermuatan positif yang berat, dan dikelilingi oleh satu atau lebih elektron bermuatan negatif. Inti terdiri dari proton yang bermuatan positif, dan netron tidak bermuatan (netral). Besarnya muatan negatif (elektron) sama dengan besarnya muatan positif (proton) dan tidak ada muatan yang lebih kecil dari kedua muatan partikel ini, sehingga seringkali disebut dengan satuan dasar muatan (e). Semua muatan benda merupakan kelipatan bilangan bulat dari satuan dasar muatan, dengan demikian muatan bersifat terkuantisasi (diskrit).
Setiap muatan Q yang ada di alam dapat dituliskan dalam bentuk Q = ± Ne. Kuantisasi muatan listrik kadangkala tidak teramati karena biasanya N memiliki harga yang sangat besar, seperti misalkan pada batang plastik yang digosokkan pada kain wol maka akan berpindah sejumlah elektron sebanyak sekitar 1010 . Sedangkan proses berkurang atau bertambahnya elektron pada suatu benda disebut dengan ionisasi. Besarnya satuan dasar muatan listrik e adalah
e =1,60×1019C

Massa proton dan netron besarnya hampir sama, dan massanya 1840 kali massa elektron. Jadi, praktis seluruh massa atom terpusat di intinya. Karena satu kilomol hydrogen beratom tunggal terdiri atas 6,02x1026 partikel (bilangan Avogadro) dan massanya 1,008 kg, maka massa atom hydrogen adalah






Atom hydrogen adalah satu-satunya pengecualian dari dalil bahwa setiap atom terdiri dari 3 macam partikel sub atom. Inti atom hydrogen hanya sebuah proton, dikitari oleh satu elektron dan selebihnya merupakan massa atom hydrogen, (1/1840) bagian adalah massa elektron dan selebihnya merupakan massa proton. Dinyatakan dengan tiga angka penting maka massa elektron adalah





Massa proton = 1,67x1027 kg

Karena massa proton dan massa neutron hampir sama, maka

Massa neutron = 1,67x1027 kg

Dalam susunan berkala atom (tabel periodik), setiap unsur ditulis dalam satu kotak dan di bagian bawahnya terdapat bilangan yang menyatakan nomor atom.

“Nomor atom menunjukkan banyaknya proton dalam inti, atau, dalam keadaan tidak terusik, merupakan banyaknya elektron di luar inti”.

Bila jumlah total proton sama dengan jumlah total elektron, maka benda yang bersangkutan sebagai suatu keutuhan netral secara listrik.
Ketika kita ingin melebihkan muatan negatif pada suatu benda, hal ini dapat dilakukan dengan dua cara, yakni cara pertama : tambahkan muatan negatif pada benda netral, atau cara ke dua: mengambil sejumlah muatan positif pada benda tersebut. Begitu pula, kalau muatan positif ditambahkan atau bila muatan negatif dikurangkan, maka akan terjadi kelebihan muatan positif.
Dalam kebanyakan kejadian, muatan negatiflah (elektron) yang ditambahkan atau dikurangi, dan benda yang disebut “bermuatan positif” adalah benda yang jumlah normal muatan elektronnya berkurang. Yang dimaksud dengan “muatan” suatu benda adalah muatan lebihnya, dibandingkan dengan jumlah muatan positif atau negatif dalam benda itu, muatan lebih tersebut jumlahnya jauh lebih sedikit.
Pada benda padat, inti cenderung berada pada posisi yang tetap, sementara elektron bergerak cukup bebas. Pemberian muatan pada benda padat dengan cara menggosok bisa dijelaskan sebagai perpindahan elektron dari satu benda ke benda yang lainnya. Penggaris plastik menjadi bermuatan negatif ketika digosok dengan handuk kertas, perpindahan elektron dari handuk ke plastik membuat handuk bermuatan positif yang sama besarnya dengan muatan negatif yang didapat oleh plastik. Biasanya muatan pada ke dua benda hanya bertahan dalam waktu yang terbatas dan akhirnya ke dua benda kembali ke-keadaan netral.

Gambar 2. Sebuah molekul polar H2O, mempunyai muatan yang berlawanan pada ujung yang berbeda

Pertanyaan yang muncul dalam benak kita adalah ke mana muatan itu pergi ? Dalam beberapa kasus, hal ini dinetralkan oleh ion-ion bermuatan di udara (misalnya, oleh tumbukan dengan partikel-partikel bermuatan, yang dikenal sebagai sinar kosmik dari ruang angkasa yang mencapai bumi). Hal yang penting diketahui, bahwa muatan dapat lepas ke inti air yang ada di udara. Ini karena molekulmolekul air adalah polar, sehingga elektron-elektron ekstra pada penggaris plastik, dapat lepas ke udara karena di tarik menuju molekul-molekul positif air, seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 2.
Di sisi yang lain, benda-benda yang dimuati secara positif, dapat dinetralkan oleh hilangnya elektron-elektron air dari molekul-molekul udara ke benda-benda bermuatan positif tersebut. Pada udara kering, listrik statis lebih mudah diperoleh karena udara berisi lebih sedikit molekul-molekul yang dapat berpindah. Pada udara lembab, lebih sulit untuk membuat benda bermuatan tahan lama.

 Sumber : buku - Draf Modul Fisika

Muatan Listrik dan Kekekalannya

Kata “listrik” berasal dari kata Yunani “elektron” yang berarti “ambar”. Ambar adalah suatu damar pohon yang telah membatu, dan jika digosok dengan kain wol akan diperoleh sifat yang dapat menarik benda-benda ringan. Perilaku batu ambar seperti ini sekarang dapat dikatakan bahwa “batu ambar terelektrifikasi atau memperoleh muatan listrik” atau secara listrik “dimuati”. Proses elektrifikasi ini sekarang kita sebut sebagai listrik statis, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. Untuk memberi muatan listrik pada benda padat, dapat dilakukan dengan menggosok-gosokkannya benda tersebut pada benda lain. Jadi, sebuah mobil yang sedang melaju akan memperoleh muatan listrik akibat geraknya menembus udara sekelilingnya; selembar kertas akan bermuatan listrik ketika bergerak dalam mesin cetak. Pada masing-masing kasus di atas sebuah benda menjadi bermuatan listrik karena proses penggosokan terhadap benda lain dan dikatakan memiliki muatan listrik total. Sesungguhnya, persinggungan yang rapat saja sudah akan menimbulkan muatan listrik. Menggosok artinya tidak lain adalah membuat persinggungan rapat antara permukaan dua benda.


Gambar 1. Proses elektrifikasi (a) penggosokan (b) sisir menarik benda-benda kecil, (c) penggaris menarik potongan kertas kecil

Apakah semua muatan listrik sama, atau mungkinkah ada lebih dari satu jenis muatan? Pada kenyataannya ada dua jenis muatan listrik berdasar kegiatan empiris, sebagaimana ditunjukkan oleh eksperimen seperti pada Gambar 2. Sebuah penggaris plastik yang digantungkan dengan tali dan digosokkan dengan keras pada kain untuk membuatnya bermuatan. Ketika penggaris ke dua yang juga telah dimuati dengan cara yang sama didekatkan ke penggaris yang pertama, terlihat bahwa satu penggaris menolak penggaris plastik yang lainnya, seperti ditunjukkan pada Gambar 2(a). Dengan cara yang sama, jika sebuah batang kaca yang telah digosok dan kemudian didekatkan dengan batang kaca lain yang telah bermuatan kembali menunjukkan adanya gaya tolak-menolak, seperti Gambar 2(b).
Sebaliknya jika batang kaca yang telah bermuatan didekatkan dengan penggaris plastik yang juga telah bermuatan (keduanya dimuatan dengan cara menggosok), maka terlihat bahwa kedua benda saling tarik-menarik, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2(c). Kejadian menunjukkan bahwa ada perbedaan muatan listrik antara muatan pada plastik dan muatan yang dibawa oleh kaca, dengan kata lain bahwa ada dua jenis muatan yang terbentuk pada benda yang digosok. Dari ketiga kejadian sederhana tadi maka gaya interaksi antara dua benda bermuatan menunjukkan bahwa muatan sejenis akan tolak-menolak dan sebaliknya muatan yang tidak sejenis akan saling tarik-menarik.
Seorang negarawan, filsuf, dan ilmuwan Amerika Benjamin Franklin (1706-1790) mengajukan argument bahwa ketika sejumlah muatan dihasilkan pada suatu benda dalam satu proses, maka muatan yang berlawanan dengan jumlah yang sama dihasilkan pada benda yang lainnya. Positif dan negatif diperlakukan secara aljabar, sehingga pada setiap proses, perubahan total jumlah muatan yang dihasilkan selalu nol. Sebagai contoh, ketika penggaris plastik digosok dengan handuk kertas, maka penggaris plastik mendapatkan muatan negatif sedangkan handuk akan mendapatkan muatan positif dengan jumlah yang sama. Muatan-muatan tersebut terpisah, tetapi jumlah keduanya nol. Ini merupakan contoh hukum yang dikenal sebagai hukum kekekalan muatan listrik yang menyatakan bahwa:
“jumlah total muatan listrik yang dihasilkan pada setiap proses adalah nol”.

Jika suatu benda atau bagian ruang mendapatkan muatan positif, mala muatan negatif dengan jumlah yang sama akan ditemukan di daerah sekitarnya atau benda di dekatnya. Tidak pernah ditemukan penyimpangan dari hukum ini, dan hukum kekekalan ini sama kuatnya seperti hukum kekekalan energi dan momentum.
(a) Dua penggaris plastik yang bermuatan saling tolak-menolak

(b) Dua batang kaca yang bermuatan saling tolak-menolak

(c) Batang kaca bermuatan menarik penggaris plastik bermuatan

Gambar 2. Muatan yang tidak sejenis akan tarik-menarik, sedangkan muatan yang sejenis akan tolak-menolak

Sumber : Buku - Draf Modul Fisika

Rabu, 18 Januari 2012

Udah lama gak posting ne

Oke, maaf ya kepada pengunjung setia blog ini, memang saya sebagai admin udah lama gax posting di blog ini. Karna banyak kesibukan disana – sini jadi tidak sempat untuk membuat postingan di blog ini. Tapi sebelumnya saya juga agak bingung mau posting apa. Kebanyakan  pada tahun sebelumnya saya banyak memposting tentang buku-buku gratis. Untuk di tahun yang baru ini saya ingin mencoba memposting tentang software aplikasi dan game. Mudah – mudahan bermanfaat buat para pengunjung blog ini, dan proses downloadnya juga masih lancar.  

Sabtu, 31 Desember 2011

Selamat tahun baru 2012

Angah Azhari mengucapkan selamat tahun baru 2012. 
Semoga tahun baru ini lebih baik dari tahun kemaren dan blog Angah Azhari ini semakin berkembang dan lebih maju, amin...!

Kamis, 08 Desember 2011

Menghilangkan tanda bajakan dan memasukkan Key Smadav 8.8 PRO

Anti virus Smadav yang asli ataupun bajakan menurut sebagian orang mungkin menganggapnya sama saja, yang penting bisa scan virus dan bisa diubah menjadi pro. Tetapi untuk smadav diversi terbarunya ini, jika anda telah memasangnya ataupun update versi terbarunya ini, ada kemungkinan smadav anda akan langsung diblacklist dengan alasan anda telah menggunakan anti virus smadav bajakan. Tidak hanya itu saja, jika smadav anda sebelumnya adalah smadav pro, pasti akan langsung diubah menjadi smadav free kembali.  Hal ini bisa dikarenakan versi smadav sebelumnya yang telah anda pasang adalah smadav bajakan dan juga anda belum pernah memberikan donasi untuk anti virus ini. Jika hal ini memang benar terjadi pada anda, sebaiknya anda memberikan donasi kepada smadav, agar menjadi antivirus yang lebih baik.

Bagi anda yang masih tetap mau tahu cara mengubah smadav versi terbarunya ini tanpa memberikan donasi kepada smadav, yaitu dengan cara menghilangkan tanda bajakan dan memasukkan key smadav 8.8 pro. Berikut ini adalah cara menghilangkan tanda bajakannya :

1.        Pastikan Smadav di PC/Laptop anda tidak aktif, caranya yaitu klik kanan pada ikon Smadav di System tray lalu klik Exit.

2.        Klik Start-Run lalu ketik "regedit" atau tekan logo Windows dan R secara bersamaan lalu ketik "regedit" kemudian klik ok.

3.        Jika sudah, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

4.        Buka HKEY_CURRENT_USER - Software - Microsoft - Notepad pada registry editor. Kemudian cari file "lfPitchΔndFamily" dan hapus semua file yang namanya lfPitchΔndFamily tersebut seperti lfPitchΔndFamily, lfPitchΔndFamily2, dan lfPitchΔndFamily3, caranya yaitu klik kanan pada file tersebut setelah itu klik Delete dan Yes lalu OK.

5.        Buka direktori C:\Program Files\Smadav dan klik 2 kali pada file "SMΔRTP.exe" untuk menjalankan Smadav.

6.        Buka general setting pada tab Setting di Smadav, kemudian masukkan nama dan key Smadav 8.8 PRO lalu klik register

7.        Jika sudah, maka akan mucul tampilan seperti dibawah ini.

8.        Selamat mencoba.

Nama dan key untuk Smadav 8.8 PRO bisa anda coba dibawah ini.
Nama :  MWSmadavAV
Key : 991399508060

Dan bagi anda yang ingin mendapatkan software dan key Smadav Pro Rev. 8.8 silakan anda klik disini.

Semoga berhasil.

Senin, 05 Desember 2011

Membatasi tampilan gadget yang memanjang

Pada postingan sebelumnya telah dijelaskan cara membatasi tampilan arsip yang memanjang. Caranya hampir sama tetapi bedanya terletak pada id gadget yang ingin anda batasi tampilannya. Sebagai contoh bisa anda perhatikan cara penggunaan kode html berikut ini.

Untuk membatasi tampilan gadget arsip, yang anda lakukan adalah mencari kode seperti dibawah ini pada edit html template blog anda:

<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:title'>
<h2><data:title/></h2>
</b:if>
<div class='widget-content'>
<div id='ArchiveList'> 

Kemudian untuk membatasi tampilan gadgetnya anda harus menambah kode tersebut seperti yang ditulis tebal pada kode dibawah ini.

<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:title'>
<h2><data:title/></h2>
</b:if>
<div class='widget-content' style='overflow: auto; width: 100%px; height: 200px; padding: 10px; border: 1px solid #000000; ' >
<div id='ArchiveList'>

Perhatikan kode <div id='ArchiveList'> diatas, tidak ada perubahan atau penambahan untuk kode tersebut. Tetapi ArchiveList menunjukan id atau nama gadget arsip. Sedangkan untuk membatasi tampilannya, yang anda harus lakukan adalah merubah kode <div class='widget-content'> menjadi kode <div class='widget-content' style='overflow: auto; width: 100%px; height: 200px; padding: 10px; border: 1px solid #000000; ' >

Dengan melihat contoh diatas, berarti anda juga bisa membatasi tampilan gadget yang lainnya. Seperti pada gadget artikel populer, biasanya memiliki id ‘PopularPosts’. Sehingga untuk membatasi tampilanya bisa anda perhatikan di bawah ini.

Kode gadget artikel populer, biasanya ditulis sebagai berikut;

<b:widget id='PopularPosts' locked='false' title='artikel populer' type='PopularPosts'>
<b:includable id='main'>
  <b:if cond='data:title'><h2><data:title/></h2></b:if>
  <div class='widget-content'>

Jadi untuk membatasi tampilannya, maka penulisanya adalah sebagai berikut;

<b:widget id='PopularPosts' locked='false' title='artikel populer' type='PopularPosts'>
<b:includable id='main'>
  <b:if cond='data:title'><h2><data:title/></h2></b:if>
  <div class='widget-content' style='overflow: auto; width: 100%px; height: 200px; padding: 10px; border: 1px solid #000000; '>

Dengan demikian, untuk membatasi tampilan gadget yang lainnya, yang anda harus lakukan adalah mencari kode gadget dengan nama id-nya. Jika sudah ketemu, maka anda harus menambahkan kode style='overflow: auto; width: 100%px; height: 200px; padding: 10px; border: 1px solid #000000; ' pada kode <div class='widget-content'>. Sehingga menjadi <div class='widget-content' style='overflow: auto; width: 100%px; height: 200px; padding: 10px; border: 1px solid #000000; ' >

Tambahan :
Untuk mengubah panjang gadget tersebut, bisa anda ganti angka 200 pada kode height: 200px, dengan ukuran yang anda inginkan. Sedangkan untuk lebarnya adalah pada kode width: 100%px. Kode 100% bisa anda ganti dengan ukuran yang anda inginkan.

SPONSOR WEBSITE

 
Obrolan